KARYA TULIS ILMIAH WAKTU YANG DIHABISKAN PELAJAR SMANSA DALAM MENGGUNAKAN INTERNET UNTUK MENDUKUNG PELAJARAN Dibuat Oleh: 1. Admiral Hazel Rabbani 2. Fachry Ahmad Faisal 3. Gita Safitri 4. Indah Octantia 5. M. Fathur Arief Kurniawan 6. Puja Novrita 7. Tasha Ariesa 8. Yulifarwatih XI IPA 5 SMA NEGERI 1 PONTIANAK 2013 Kelompok 1 Kiri ke kanan : 1. Muhammad Fathur Arief Kurniawan 2. Indah Octantia 3. Yulifarwatih 4. Tasha Ariesa 5. Admiral Hazel Rabbani 6. Puja Novrita 7. Gita Safitri 8. Fachry Ahmad Faisal KATA PENGANTAR Puji Syukur kami panjatkan ke-hadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena atas berkat rahmat dan karuniaNyalah, makalah ini dapat terselesaikan. Adapun tujuan penulisan makalah ini adalah untuk memenuhi tugas mata pelajaran Bahasa Inggris oleh ibu Urai Mimmi Variami Nurul F, pada semester II, di tahun ajaran 2013, dengan judul “Berapa Lama Siswa Smansa Menggunakan Internet Untuk Mendukung Pembelajarannya Setiap Hari?” Dengan membuat tugas ini kami diharapkan mampu untuk lebih mengetahui seberapa efektifkah waktu yang dihabiskan siswa Smansa dalam menggunakan internet untuk mendukung sistem pembelajaran dibandingkan dengan untuk menelusuri situs-situs lain. Dalam penyelesaian karya ilmiah ini, kami banyak mengalami kesulitan, namun berkat bimbingan dan bantuan dari berbagai pihak, akhirnya karya ilmiah ini dapat terselesaikan dengan cukup baik. Karena itu, sudah sepantasnya jika kami mengucapkan terima kasih kepada Allah SWT yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk menyelesaikan makalah ini; ibu Uray Mimmi, selaku guru pembimbing pelajaran Bahasa Inggris; Orang Tua dan keluarga kami tercinta yang banyak memberikan motivasi dan dorongan serta bantuan, baik secara moral maupun spiritual; Narasumber terpercaya dalam penelitian ini yang sudah banyak membantu, keluarga besar SMAN 1 Pontianak, serta semua pihak yang ikut membantu dalam pencarian data dan informasi, baik secara langsung maupun tidak langsung yang tidak dapat kami sebutkan satu per satu. Terima kasih atas semuanya. Kami sadar, sebagai seorang pelajar yang masih dalam proses pembelajaran, penulisan karya ilmiah ini masih banyak kekurangannya. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan adanya kritik dan saran yang bersifat positif, guna penulisan karya ilmiah yang lebih baik lagi di masa yang akan datang. Harapan kami, semoga karya ilmiah yang sederhana ini dapat memotivasi siswa Smansa untuk lebih memanfaatkan waktu dan dapat menggunakan internet dengan seefektif mungkin agar mendapatkan manfaat yang lebih banyak. Pontianak, Maret 2013 Tim Penyusun DAFTAR ISI Kata pengantar.............................................................................................................................i Daftar isi.....................................................................................................................................ii Bab I : Pendahuluan..................................................................................................................... a. Latar belakang........................................................................................................... 1 b. Paparan masalah.........................................................................................................2 c. Solusi..........................................................................................................................5 Bab II : Kasus.............................................................................................................................6 Bab III : a. Kesimpulan............................................................................................................10 b. Saran......................................................................................................................10 Daftar pustaka..........................................................................................................................12 Lampiran 1...............................................................................................................................13 Lampiran 2...............................................................................................................................17 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Kami mengangkat tema ini karena pada saat ini banyak pelajar yang lebih memilih menghabiskan waktunya dengan internet untuk membuka situs-situs lain seperti untuk membuka situs sosial media dan game online daripada untuk membuka situs-situs pelajaran. Internet (kependekan dari interconnection-networking) secara harfiah adalah sistem global dari seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar Internet Protocol Suite (TCP/IP) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia. Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat di tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network). Jumlah pengguna Internet yang besar dan semakin berkembang, telah mewujudkan budaya Internet. Internet juga mempunyai pengaruh yang besar atas ilmu dan pandanga dunia. Dengan hanya berpandukan mesin pencaro seperti google, pengguna diseluruh dunia mempunyai akses internet yang mudah atas bermacam-macam informasi. Internet memiliki banyak aplikasi-aplikasi yang dapat membantu kita dalam kehidupan sehari-hari seperti situs pelajaran, situs game, social media, dll. Di antara banyak situs internet, situs pelajaran merupakan situs yang paling erat kaitannya dengan pelajar. Pelajar dapat menambah wawasan dan ilmu pengetahuan tidak hanya dari buku tetapi juga dapat melalui situs-situs pelajaran yang ada di internet. Namun, masih sedikit pelajar yang memanfaatkan situs ini, mereka lebih memilih untuk membuka situs lainnya seperti game online dan social media daripada situs-situs pelajaran yang sebenarnya jauh lebih bermanfaat. Kami mengangkat tema ini karena pada saat ini banyak pelajar yang lebih memilih menghabiskan waktunya dengan internet untuk membuka situs-situs lain seperti social media dan game online daripada membuka situs-situs pelajaran. Tujuan penulisan : 1. Untuk mengetahui seberapa penting internet bagi pelajar 2. Untuk mengetahui seberapa besar pengaruh internet terhadap kemampuan belajar siswa 3. Untuk mengetahui seberapa sering siswa membuka situs pelajaran 4. Untuk mengetahui pemanfaatan internet dikalangan pelajar pada saat ini 5. Untuk mengetahui aplikasi atau situs apa yang sering dibuka pelajar saat ini B. Paparan Masalah a. Pengertian Internet Internet adalah jaringan komputer yang saling terhubung secara global yang memungkinkan pengguna internet saling bertukar informasi atau data melalui jaringan tersebut. Internet adalah sistem komunikasi data berskala global, suatu infrastruktur yang terdiri dari hardware dan software yang menghubungkan komputer yang berada di jaringannya. b. Sejarah Internet Internet merupakan jaringan komputer yang dibentuk oleh Departemen Pertahanan Amerika Serikat di tahun 1969, melalui proyek ARPA yang disebut ARPANET (Advanced Research Project Agency Network), di mana mereka mendemonstrasikan bagaimana dengan hardware dan software komputer yang berbasis UNIX, kita bisa melakukan komunikasi dalam jarak yang tidak terhingga melalui saluran telepon. Proyek ARPANET merancang bentuk jaringan, kehandalan, seberapa besar informasi dapat dipindahkan, dan akhirnya semua standar yang mereka tentukan menjadi cikal bakal pembangunan protokol baru yang sekarang dikenal sebagai TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol). Tujuan awal dibangunnya proyek itu adalah untuk keperluan militer. Pada saat itu Departemen Pertahanan Amerika Serikat (US Department of Defense) membuat sistem jaringan komputer yang tersebar dengan menghubungkan komputer di daerah-daerah vital untuk mengatasi masalah bila terjadi serangan nuklir dan untuk menghindari terjadinya informasi terpusat, yang apabila terjadi perang dapat mudah dihancurkan. Pada mulanya ARPANET hanya menghubungkan 4 situs saja yaitu Stanford Research Institute, University of California, Santa Barbara, University of Utah, di mana mereka membentuk satu jaringan terpadu di tahun 1969, dan secara umum ARPANET diperkenalkan pada bulan Oktober 1972. Tidak lama kemudian proyek ini berkembang pesat di seluruh daerah, dan semua universitas di negara tersebut ingin bergabung, sehingga membuat ARPANET kesulitan untuk mengaturnya. Oleh sebab itu ARPANET dipecah manjadi dua, yaitu "MILNET" untuk keperluan militer dan "ARPANET" baru yang lebih kecil untuk keperluan non-militer seperti, universitas-universitas. Gabungan kedua jaringan akhirnya dikenal dengan nama DARPA Internet, yang kemudian disederhanakan menjadi Internet. c. Manfaat Internet Internet memberikan informasi yang sifatnya mendidik, positif dan bermanfaat bagi umat manusia, tetapi tidak sedikit juga orang-orang yang memanfaatkan internet untuk hal-hal lain yang tidak baik bahkan dapat merugikan orang lain, semua itu tergantung dari pengguna internet dalam memanfaatkan kemajuan teknologi informasi dan komunikasi. a.) Internet sebagai sarana informasi Internet dapat menjelajahi dunia dengan tanpa batas. Informasi dari berbagai bidaang dengan cepat dapat dicari maupun dikirimkan dalam hitungan detik. Saat ini, semua bidang sudah memanfaatkan akses internet untuk keperluan bidangnya masing-masing. b.) Internet sebagai sarana komunikasi Melalui jasa layanan internet, komunikasi dapat dengan cepat dilakukan. Para pengguna internet dapat menjalin komunikasi dengan rekan-rekannya di segala penjuru dunia dalam waktu singkat dan biaya yang relatif murah. c.) Internet sebagai sarana hiburan Internet menawarkan pilihan hiburan yang berlimpah, dari game, lagu, horoskop, dan lain-lain. d. Kejahatan dalam Internet (Cybercrime) Cybercrime adalah bentuk kejahatan yang dilakukan seseorang melalui sarana internet di dunia maya. Cybercrime merupakan perbuatan ilegal menggunakan peralatan komputer dan internet yang menghasilkan dampak kerugian sangat besar namun sulit dibuktikan secara hukum, sehingga mencari orang yang melakukan cybercrime tidaklah mudah. Beberapa bentuk cybercrime antara lain: a.) Hacking Hacking adalah usaha memasuki sebuah jaringan dengan maksud mengeksplorasi ataupun mencari kelemahan sistem jaringan. b.) Cracking Cracking adalah usaha memasuki secara ilegal sebuah jaringan dengan maksud mencuri, mengubah, atau menghancurkan file yang disimpan pada jaringan tersebut. c.) Cyber Sabotage Cyber sabotage adalah bentuk kejahatan yang dilakukan untuk menimbulkan gangguan atau perusakan data dan program suatu jaringan. d.) Carding Carding adalah kejahatan dengan penipuan kartu kredit yang berupa pemalsuan kartu kredit atas nama orang lain. e. Internet di Kalangan Pelajar Internet adalah sebuah situs atau alat yang mampu membuat perubahan yang sangat signifikan baik dari sisi personal, keluarga sampai sebuah organisasi besar. Kenyataannya Internet sekarang ini tidak hanya digunakan oleh para pekerja. Tuntutan era globalisasi adalah salah satu faktor yang turut memasyarakatkan internet kesemua lapisan masyaratkat termasuk para pelajar. Di sekolah-sekolah tingkat SMP dan SMA di Indonesia sudah dimasukkan kurikulum Teknologi Informasi dalam kurikulum wajib mereka. Untuk tingkat SMP dan SMA biasanya para pelajar diajarkan hal-hal dasar dalam berinternet serta bagaimana mereka dapat memanfaatkan fasilitas internet seperti browsing, membuka dan mengirim email, mencari informasi yang dibutuhkan dengan bantuan search engine dan lain-lain. Tentu saja ini semua merupakan modal dasar yang berguna untuk masa depan. Apa lagi dizaman komputerisasi seperti sekarang ini, keahlian dalam menggunakan komputer dan internet sangat dibutuhkan. Bagi para pelajar internet dapat menjadi sarana yang ampuh untuk menambah pengetahuan mereka. Berjuta-juta informasi yang terdapat pada halaman Web dapat menjadi makanan dan minuman bagi mereka yang lapar dan haus informasi. Tugas yang sedang mereka kerjakan pun akan menjadi lebih mudah. Tinggal mengetikkan topik yang cocok disearch engine kemudian mengunjungi situs yang ditampilkan. Dengan sekali bunyi ‘klik’ tugas yang dikerjakan dapat diselesaikan tanpa harus pergi keperpustakaan dan membuka buku satu persatu. Namun kegiatan ini mungkin tidak akan mereka lakukan setiap kali mengakses internet. Biasanya akan dilakukan hanya jika mendapat tugas atau membuat makalah yang isinya tidak ada di dalam buku pelajaran. Mereka biasanya lebih memilih untuk membuka situs jejaring sosial atau situs game online ketika sedang menggunakan internet daripada untuk membuka situs pelajaran. Hal tersebut sangat disayangkan, padahal untuk memasuki dunia maya saja banyak yang harus dikorbankan. Banyak pelajar menyisihkan uang saku mereka atau mengatur keuangan mereka dengan sangat demi berselancar didunia maya. Ada juga yang rela mengantri selama berjam-jam diwarnet sepulangnya dari sekolah. C. Solusi Agar kita sebagai pelajar dapat memanfaatkan internet secara baik dan efektif serta dapat terhindar dari dampak negatif internet maka dapat dilakukan upaya-upaya seperti di bawah ini: 1. Kumpulkan topik atau bahan yang hendak dicari, sehingga pada saat browsing pencarian dapat dilakukan dengan jendela terpisah(Multitasking). Sementara topik ini sedang dicari, kita dapat menggunakan jendala lain untuk mencari topik yang berbeda. 2. Saat browsing, bawalah media penyimpanan seperti disket, CD-RW, atau flash drive agar informasi yang ada dapat disimpan. Jadi tidak harus ditulis ulang saat itu juga agar lebih menghemat waktu. 3. Catat dan simpan alamat situs yang dirasa dapat membantu untuk mencari topic lain dikemudian hari. 4. Saat browsing situs pelajaram, tetaplah fokus dan jangan membuka situs-situs lain yang dianggap kurang perlu agar menghemat waktu dalam penggunaan internet. BAB II KASUS Penggunaan internet tidaklah rumit, kita dapat mengakses internet melalui laptop, komputer bahkan melalui telepon genggam. Internet memberikan banyak dampak positif bagi kita, termasuk dalam pelajaran. Ketika dilakukan penelitian didapatkan bahwa sebanyak 80% responden yang berasal dari seluruh siswa SMAN 1 Pontianak setuju jika internet memberikan lebih banyak dampak positif dibandingkan dampak negatif. Hal ini dibuktikan dengan banyak siswa yang memanfaatkan internet untuk mencari informasi-informasi seputar pelajaran atau untuk hiburan. Namun tidak sedikit juga dari mereka yang menyalahgunakan internet untuk hal-hal lain. Internet dapat diakses dimana saja, tidak hanya di rumah siswa difasilitasi internet oleh kedua orang tua mereka, sekolah pun menyediakan fasilitas internet untuk mereka, termasuk di sekolah kita yang telah menyediakan fasilitas wifi. Sebagian siswa Smansa mengaku telah memanfaatkan fasilitas internet sekolah untuk mengakses pelajaran. Namun ketika dilakukan penelitian didapatkan bahwa sebanyak 95% responden yang berasal dari seluruh siswa SMAN 1 Pontianak menyatakan bahwa kualitas jaringan internet di sekolah belum sangat baik. Hal itu dibuktikan dengan masih terdapat kelas-kelas yang tidak terjangkau koneksi wifi, sehingga mereka yang berada di kelas-kelas yang tidak terjangkau koneksi wifi apabila ingin menggunakan fasilitas internet mereka harus mencari tempat yang dirasa terjangkau koneksi internet. Ketika dilakukan penelitian didapatkan bahwa sebanyak 88% responden yang berasal dari seluruh siswa SMAN 1 Pontianak menyatakan bahwa internet merupakan hal yang sangat penting bagi pelajar. Bahkan beberapa dari mereka menganggap internet telah menjadi kebutuhan primer. Berdasarkan penelitian didapatkan bahwa sebanyak 53% responden yang berasal dari seluruh siswa SMAN 1 Pontianak menyatakan bahwa internet telah menjadi kebutuhan primer. Hal itu dibuktikan dengan betapa pentingnya internet di era globalisasi saat ini khusunya bagi pelajar. Karena, para pelajar sangat membutuhkan internet dalam proses belajar, mulai dari mencari jawaban dari soal-soal yang diberikan oleh guru-guru disekolah, mencari bahan untuk pelajaran, mendownload video tentang pelajaran, mencari latihan soal-soal pelajaran, dan lain-lain. Internet dapat memberikan pandangan yang luas bagi pendidikan. Kita dapat mencari informasi-informasi dan bahan-bahan pelajaran yang kita butuhkan dari internet. Bahkan guru-guru pun sering mengambil materi pelajaran dari internet saat mengajar. Hampir semua murid SMAN 1 Pontianak menggunakan internet untuk pelajaran, namun tidak semua pelajaran menggunakan internet. Dengan adanya internet pelajar merasa terbantu dalam memahami pelajaran dengan baik sehingga nilai mereka juga akan menjadi lebih baik. Berdasarkan penelitian didapatkan bahwa sebanyak 76% responden yang berasal dari seluruh siswa SMAN 1 Pontianak menyatakan bahwa dengan menggunakan internet nilai mereka menjadi lebih baik. Hal itu dibuktikan dengan adanya internet dapat membantu pelajar untuk memahami pelajaran dengan lebih baik, karena lebih banyak dan lebih luas bahan pelajaran yang bisa kita dapatkan dari internet, mereka dapat mengunduh video-video yang berhubungan dengan pelajaran. Namun sayangnya mereka tidak banyak mengetahui situs-situs pelajaran. Berdasarkan penelitian didapatkan bahwa sebanyak 67% responden yang berasal dari seluruh siswa SMAN 1 Pontianak menyatakan bahwa mereka tidak banyak mengetahui situs-situs pelajaran. Biasanya situs-situs yang sering mereka gunakan untuk mencari bahan pelajaran hanya melalui Google dan Wikipedia. Mereka lebih suka membuka situs lainnya yang dianggap lebih menarik seperti situs game online dan jejaring sosial selain membuka situs pelajaran. Hal itu dibuktikan dengan ketika dilakukan penelitian didapatkan bahwa sebanyak 93% responden yang berasal dari seluruh siswa SMAN 1 Pontianak menyatakan bahwa pada saat mereka membuka internet mereka juga membuka situs lain selain situs pelajaran. Situs lain yang biasanya mereka buka seperti situs jejaring sosial dan game online. Situs jejaring sosial contohnya twitter, facebook, instagram, line, path, skype, omegle dan lain-lain. Sedangkan situs game online contohnya point blank, poker, RF online, perjuangan semut, cooking games, girls games, counter strike zero, ayo dance dan lain-lain. Kebanyakan dari mereka hanya akan membuka situs pelajaran untuk mencari jawaban dari tugas yang diberikan oleh guru di sekolah dengan cara meng-copy-paste segala yang mereka dapat dari internet tersebut. Berdasarkan penelitian didapatkan bahwa sebanyak 81% responden yang berasal dari seluruh siswa SMAN 1 Pontianak menyatakan bahwa mereka sering mengcopy-paste apa yang mereka dapatkan dari internet tanpa mengeditnya terlebih dahulu. Dengan mudahnya mendapatkan data dari internet, hal itu akan membuat mereka menjadi malas. Mereka lebih suka mencari jawaban melalui internet dari pada melalui buku. Namun tidak semua jawaban atau informasi yang didapat dari internet itu benar semua. Ketika dilakukan wawancara kepada beberapa sampel siswa SMAN 1 Pontianak, mereka menyatakan bahwa waktu yang mereka gunakan untuk membuka internet dalam sehari adalah kurang lebih 2-3 jam per hari, bahkan ada dari mereka yang membuka internet selama 4-8 jam per hari. Perbandingan persentase antara situs pelajaran dan situs lain yang mereka buka saat mengakses internet rata-rata adalah 25% : 75%. Mereka lebih banyak menghabiskan waktu di internet untuk membuka situs-situs berbau hiburan seperti jejaring sosial, game online, atau online shop dari pada untuk membuka situs pelajaran. Kebanyakan dari pelajar hanya akan membuka situs pelajaran jika ada tugas yang diberikan oleh guru yang mengharuskan mereka untuk mencari jawabannya melalui internet. Dewasa ini, internet sudah berkembang dengan pesat. Hal itu dapat membantu kita dalam kehidupan sehari-hari baik dikalangan pelajar maupun pekerja kantoran. Contohnya di kalangan pelajar, internet memudahkan kita untuk mengetahui informasi-informasi dan dapat membantu kita dalam mencari bahan-bahan untuk menunjang proses pembelajaran. Namun saat ini banyak pelajar yang menggunakan internet dengan tidak efektif, bahkan beberapa dari mereka menyalahgunakan internet untuk hal-hal yang tidak baik. Yang dimaksud dengan penggunaan internet dengan tidak efektif adalah mereka yang tidak bisa menggunakan internet secara bijak, contohnya mereka yang tidak bisa membagi waktu antara internet dengan hal lain yang lebih penting seperti belajar, atau mereka yang tidak bisa memilah informasi-informasi yang mereka dapatkan dari internet apakah itu baik atau tidak. Salah satu contohnya yaitu terdapat seorang murid yang menghabiskan hampir setiap malamnya untuk berada di depan komputer dan menggunakan internet. Namun bukanlah situs-situs penting yang ia buka, melainkan situs game online. Kecanduan game online membuatnya kehilangan sebagian waktu istirahatnya yang mengakibatkan ia tidak semangat ketika mengikuti pelajaran di sekolah. Hal itu membuatnya menjadi sulit menerima pelajaran di sekolah karena terlalu lelah akibat terlalu lama menatap layar komputer untuk bermain game online. Walaupun ia menggunakan internet hampir setiap malam namun waktu yang ia habiskan untuk mengakses internet tersebut hanya terbuang sia-sia karena ia tidak mendapatkan manfaat dari bermain game online. Seharusnya waktu yang ia gunakan untuk bermain game online tersebut dapat ia manfaatkan untuk hal-hal lain yang bisa ia dapatkan dari internet seperti mencari informasi dan bahan-bahan pelajaran yang bermanfaat. Contoh lainnya mengenai chatting di dunia maya seperti melalui Facebook. Sudah banyak kasus mengenai penculikan atau hilangnya remaja perempuan yang dibawa lari oleh teman chattingnya yang baru ia kenal melalui dunia maya. Hal serupa juga terjadi di Pontianak. Seorang remaja wanita berinisial B mengaku telah dirugikan oleh seseorang yang baru ia kenal melalui Facebook. Awalnya remaja wanita ini sering meminta izin kepada orang tuanya pergi ke warnet untuk mencari tugas, nyatanya ia pergi ke warnet hanya untuk chatting. Pada saat chatting ia diajak kenalan oleh seorang pria yang berwajah tampan yang tidak pernah ia kenal sebelumya. Setelah mengenal beberapa hari si pelaku mengajak remaja wanita tersebut untuk bertemu mengenal satu sama lain lebih lanjut. Pada saat bertemu ternyata tampang pria yang dikenalnya melalui Facebook tersebut tidak sesuai dengan foto yang ada. Ketika sedang berbincang-bincang, remaja tersebut pun berniat untuk pergi meninggalkan pria itu karena merasa kecewa dan telah ditipu oleh sang prria. Ia pun meminta izin untuk pergi ke toilet. Sesampainya di toilet remaja itu pun baru tersadar bahwa laptopnya tertinggal di meja tempat dimana mereka berbincang-bincang tadi. Setelah kembali ke meja untuk mengambil laptopnya ternyata nasib naas menimpanya lagi. Pria itu sudah tidak ada ditempat dan telah berhasil membawa pergi laptop remaja wanita itu. Pesan moral yang dapat kita ambil dari kasus ini adalah jangan mudah percaya kepada orang yang baru kita kenal apalagi melalui dunia maya, selain menghabiskan banyak waktu sosial media juga membuat kita terlena sehingga sedikit sekali manfaat yang kita dapatkan. Sebaiknya waktu yang kita habiskan untuk menggunakan internet tersebut dapat kita gunakan untuk mencari informasi-informasi yang lebih bermanfaat. BAB III A. Kesimpulan Internet sudah dianggap sangat penting bagi pelajar. Internet dapat membantu pelajar dalam menunjang pendidikan mereka. Mereka dapat memperoleh banyak informasi-informasi yang mereka butuhkan, baik dalam bentuk teks, gambar, audio, bahkan video. Namun sayangnya masih banyak pelajar yang kurang memanfaatkan fungsi dari internet tersebut. Mereka menggunakan internet secara tidak efektif, dan kebanyakan dari mereka menggunakan internet hanya untuk hal-hal yang berbau hiburan seperti bermain game online dan situs jejaring sosial. Mereka jarang sekali membuka situs pelajaran dengan keinginan sendiri, mereka hanya membuka jika ada tugas yang diberikan oleh guru. Mereka menganggap situs pelajaran sebagai situs yang kurang menarik, sehingga waktu yang mereka habiskan untuk membuka internet lebih banyak untuk membuka situs hiburan saja. Berdasarkan data yang diperoleh dari narasumber-narasumber, rata-rata mereka membuka internet selama 2-3 jam per hari. Situs-situs yang biasanya mereka buka saat mengakses internet yaitu seperti situs jejaring sosial, situs game online, situs pelajaran, dan lain lain. Perbandingan persentase antara situs pelajaran dan situs lain yang mereka buka saat mengakses internet rata-rata adalah 25% : 75%. Narasumber mengatakan bahwa mereka hanya membuka situs pelajaran apabila ada tugas yang diberikan oleh guru saja. Mereka beralasan bahwa hal itu dilakukan supaya dapat membagi waktu antara membuka situs pelajaran dengan situs lainnya ketika mengakses internet. B. Saran 1. Bedakan waktu mengakses internet pada saat membuka situs pelajaran dan situs hiburan lainnya. Agar bisa lebih fokus untuk mencari bahan pelajaran yang dibutuhkan. 2. Pergunakan waktu seefisien mungkin saat mengakses internet. 3. Jadikan situs hiburan seperti game online dan jejaring sosial sebagai selingan bukan kebutuhan. 4. Sebaiknya pemerintah dan pihak sekolah lebih banyak mengenalkan situs-situs pelajaran agar para pelajar lebih banyak mengetahui situs-situs pelajaran yang ada. 5. Jangan menghabiskan waktu dengan internet saja, karena radiasi di laptop atau komputer bisa merusak mata anda. 6. Memotivasi diri sendiri untuk lebih banyak belajar, salah satu caranya dengan memanfaatkan fasilitas internet, khususnya situs pelajaran. Daftar Pustaka http://id.wikipedia.org/wiki/Internet http://tugasisd.blogspot.com/2010/11/dampak-positif-dan-negatif-penggunaan.html http://asmaul3113.wordpress.com/pengguna-internet-di-kalangan-pelajar-saat-ini/ http://dhinata.com/seberapa-efektif-pelajar-memanfaatkan-internet.html http://carakata.blogspot.com/2012/05/contoh-kata-pengantar-makalah-yang.html Lembar kerja siswa Kharisma, Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk SMA kelas XI semester 1 Lampiran 1 Daftar Jawaban : 1. Apakah anda menggunakan internet untuk pelajaran? Ya : 100% Tidak : - Tidak menjawab: - 2. Apakah setiap pelajaran menggunakan internet? Ya : 48% Tidak : 52% Tidak menjawab: - 3. Apakah internet memabantu anda dalam memahami pelajaran? Ya: 92% Tidak : 8% Tidak menjawab : - 4. Apakah dengan internet anda dapat memahami pelajaran dengan baik? Ya : 75% Tidak : 23% Tidak menjawab : 2% 5. Apakah dengan menggunakan internet nilai anda dapat menjadi lebih baik? Ya :72% Tidak : 28% Tidak menjawab: - 6. Apakah orangtua anda memfasilitasi internet dirumah anda? Ya : 76 Tidak : 24% Tidak menjawab: - 7. Apakah internet memberikan lebih banyak dampak positif dibanding dampak negatif bagi anda? Ya : 80% Tidak : 14% Tidak menjawab: 6% 8. Apakah internet sangat penting bagi pelajar? Ya : 88% Tidak : 10% Tidak menjawab: 2% 9. Apakah internet memberikan lebih banyak dampak negatif dibanding dampak positif bagi anda? Ya : 13% Tidak : 84% Tidak menjawab: 3% 10. Apakah anda merasa puas dengan jawaban yang anda dapatkan dari internet? Ya : 77% Tidak : 23% Tidak menjawab: - 11. Apakah anda menggunakan internet sekolah untuk pelajaran? Ya : 64% Tidak : 36% Tidak menjawab: - 12. Apakah fasilitas internet yang diberikan oleh sekolah khususnya di SMAN 1 PONTIANANK sudah berfungsi secara maksimal? Ya : 8% Tidak : 92% Tidak menjawab: - 13. Apakah dengan tidak adanya internet pelajaran jadi terganggu? Ya : 41% Tidak : 59% Tidak menjawab: - 14. Apakah anda sering mengcopy-paste apa yang anda dapat dari internet? Ya : 81% Tidak : 19% Tidak menjawab: - 15. Apakah google menjadi aplikasi yang sering anda buka untuk mencari bahan pelajaran? Ya : 95% Tidak : 3% Tidak menjawab: 2% 16. Apakah wikipedia merupakan situs yang sering anda buka untuk mencari bahan pelajaran? Ya : 72% Tidak : 23% Tidak menjawab: - 17. Apakah anda mengetahui banyak situs pelajaran? Ya : 33% Tidak : 67% Tidak menjawab: - 18. Apakah anda lebih sering membuka situs pelajaran daripada situs game online? Ya : 59% Tidak : 39% Tidak menjawab: 2% 19. Apakah internet sebagai penunjang utama dalam kehidupan? Ya : 37% Tidak :63% Tidak menjawab: - 20. Apakah internet memberikan pandangan yang luas bagi pendidikan? Ya : 89% Tidak : 9% Tidak menjawab: 2% 21. Apakah setiap pelajaran yang anda cari diinternet dapat terpenuhi? Ya : 45% Tidak : 53% Tidak menjawab: - 22. Apakah anda lebih sering membuka situs pelajaran daripada situs lainnya? Ya : 28% Tidak : 72% Tidak menjawab: - 23. Apakah situs pelajaran sudah cukup membuat kita tertarik untuk membukanya? Ya : 43% Tidak : 57% Tidak menjawab: - 24. Apakah anda pernah mendownload video yang berhubungan dengan pelajaran? Ya : 65% Tidak : 35% Tidak menjawab: - 25. Apakah menggunakan internet itu rumit? Ya : 43% Tidak : 57% Tidak menjawab: - 26. Apakah anda membuka internet hanya melalui laptop saja? Ya : 8% Tidak : 92% Tidak menjawab: - 27. Apakah anda sering menggunakan internet dengan HP? Ya : 9% Tidak : 21% Tidak menjawab: - 28. Apakah kinerja komputer sangan berpengarung pada koneksi internet? Ya : 70% Tidak : 28% Tidak menjawab: 2% 29. Apakah guru-guru sering mengambil materi pelajaran dari internet saat mengajar? Ya : 64% Tidak : 36% Tidak menjawab: - 30. Apakah anda sering mengerjakan tugas tugas yang diberikan guru melihat dari internet? Ya : 78% Tidak : 22% Tidak menjawab: - 31. Apakah pada saat anda membuka situs pelajaran, anda juga membuka situs yang lain selain situs pelajaran? Ya : 93% Tidak : 7% Tidak menjawab: - 32. Apakah internet disekolah menggunakan kode wi-fi? Ya : 100% Tidak : 0% Tidak menjawab: - 33. Pernahkah anda menyalahgunakan fasilitas internet? Ya : 39% Tidak : 61% Tidak menjawab: - 34. Pernahkah guru anda melarang anda untuk menggunakan internet? Ya : 86% Tidak : 14% Tidak menjawab: - 35. Pernahkah anda melihat iklan yang aneh ketika anda membuka situs pelajaran di internet? Ya : 52% Tidak : 46% Tidak menjawab: 2% 36. Apakah anda akan kecewa jika internet disekolah dimatikan? Ya : 81% Tidak : 12% Tidak menjawab: - 37. Pernahkah anda mendapat jawaban yang salah dari internet? Ya : 70% Tidak : 30% Tidak menjawab: - 38. Apakah kualitas jaringan internet disekolah sudah sangat baik? Ya : 5% Tidak : 95% Tidak menjawab: - 39. Apakah dengan tidak adanya internet, anda merasa kekurangan dalam informasi tentang pelajaran? Ya : 69% Tidak : 29% Tidak menjawab: 2% 40. Pernahkah anda menggunakan internet pada saat ulangan? Ya : 33% Tidak : 67% Tidak menjawab: - 41. Apakah internet di rumah anda menggunakan wifi? Ya : 52% Tidak : 48% Tidak menjawab: - 42. Apakah ketika menggunakan internet anda lebih banyak membuka situs pelajaran daripada situs lainnya? Ya : 23% Tidak : 77% Tidak menjawab: - 43. Pernahkah orang tua anda memarahi anda karena membuka internet terlalu lama? Ya : 56% Tidak : 44% Tidak menjawab: - 44. Apakah anda bisa mengatasi apablia anda mendapatkan jawaban yang salah dari internet? Ya : 80% Tidak : 20% Tidak menjawab: - 45. Apakah anda tidak pernah mengerjakan tugas padahal di rumah anda telah terfasilitasi internet? Ya : 50% Tidak : 48% Tidak menjawab: 2% 46. Apakah terdapat pelajaran yang tidak membutuhkan internet? Ya : 67% Tidak : 31% Tidak menjawab: 2% 47. Apakah saat ini internet telah menjadi kebutuhan primer? Ya : 53% Tidak : 39% Tidak menjawab: 8% 48. Apakah anda membuka situs pelajaran hanya pada saat diberi tugas saja? Ya : 52% Tidak : 46% Tidak menjawab: 2% 49. Dengan mudahnya medapa tkan data dari internet, apakah hal itu membuat anda menjadi malas? Ya : 30% Tidak : 53% Tidak menjawab: 7% 50. Apakah jawaban yang dapat dari internet lebih baik daripada yang didapat dari buku? Ya : 61% Tidak :37% Tidak menjawab: 2% 1. Berapa lama waktu yang anda gunakan untuk membuka internet dalam sehari? Responden 1 : 4 smapai 8 jam dalam sehari Responden 2 : 1 jam sehari 2. Berapa persen perbandingan anda membuka situs pelajaran dengan situs lainnya? Responden 1 : 20% pelajaran 80% lainnya Responden 2 : 30% pelajaran 70% lainnya 3. Bagaimana cara anda membagi waktu antara internet untuk pelajaran dengan yang di luar pelajaran? Responden 1 : jika ada tugas baru saya akan membuka situs pelajaran Responden 2 : jika ada tugas baru saya akan membuka situs pelajaran Lampiran 2 Foto Responden Suasana saat wawancara bersama saudara M. Habibie Hastaf dan Pieter Y. De Haan Suasana saat wawancara bersama saudari Eva Suasana saat wawancara bersama saudari Indah Nur Septiani Suasana saat wawancara bersama saudari Medyna Fajari Rakhmi
Selasa, 09 April 2013
wrp
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar